Jumat, 09 Desember 2011

MU Fokus di Liga Primer


MANCHESTER – Setelah gagal menembus fase knockout (sistem gugur) Liga Champions, Manchester United akan fokus di Liga Primer. Pasukan Sir Alex Ferguson ini, bertekad merebut kembali pimpinan klasemen sementara dari rival sekotanya, Manchester City.
Konsistensi tim harus terjaga jika tidak ingin kehilangan peluang mempertahankan gelar juara Liga Inggris. Laga terdekat untuk merebut tiga angka adalah ketika menjamu Wolverhampton dalam lanjutan Liga Inggris di Old Trafford, Sabtu (10/12) malam.
Bagi Wolves, pertandingan ke kandang Setan Merah bukan perkara mudah walau mereka tercampak dari Liga Champions sejak 17 tahun terakhir. Mereka hanya finis di posisi ketiga setelah takluk dari Basel 1-2 pada pertandingan terakhir babak penyisihan grup, tiga hari lalu.
Ketidakkonsistenan United dalam laganya di semua level kompetisi, menjadi penanda kiprah mereka di Liga Champions maupun Liga Inggris musim ini. Walau demikian, pasukan Sir Alex Ferguson masih menempati posisi kedua klasemen sementara dengan membukukan 33 poin, atau tertinggal lima angka dari pimpinan klasemen Manchester City yang mengoleksi 38 poin.
“Tentu kami kecewa,” kata Manajer Manchester United, Alex Ferguson. “Anda harus berkompromi dengan kekecewaan, dan klub ini telah digunakan untuk motivasi dalam banyak kesemapatan. Itu kerugian bagi kami karena ini turnamen terbaik di dunia, tambah Ferguson.
Penderitaan Setan Merah semakin lengkap setelah defender Nemanja Vidic dipastikan tidak bisa membela timnya saat melawan Wolves. Dia mengalami cedera ligamen yang diperkirakan baru sembuh dalam beberapa pekan ke depan.
Harapan terbesar tertumpu pada striker Wayne Rooney. Dia menjadi harapan untuk memimpin serangan ke jantung pertahanan Wolves, karena penyerang lainnya Javier Hernandez, Dimitar Berbatov dan Michael Owen masih cedera. Padahal, Setan Merah tak boleh gagal mencetak gol, dan menargetkan bisa membuat lebih dari satu gol.
Wolves membutuhkan pertandingan besar untuk memacu adrenalin pemain, khususnya dari playmaker Jamie O’Hara. Dia menjadi penyerang berbahaya dengan mencetak dua gol dalam musim ini. Dia juga memiliki kemampuan tembakan jarak jauh dalam upaya mengatasi kebuntuan para striker mencetak gol.
Terakhir Wolves membuat selisih empat angka untuk mengamankan posisinya dari zona degradasi, setelah menundukkan Sunderland 2-1, akhir bulan lalu. Steven Fletcher yang menjadi andalan Wolves, juga berambisi menambah gol dari lima gol yang telah dia buat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar